Halo Polisi
Trending

Pasca Dua Aksi Teror, Wilayah Hukum Kepolisian di Kaltara Ikut Diperketat

KALTARABISNIS.CO – Peristiwa baku tembak antara pelaku teror di Mabes Polri dan peristiwa pemboman di Makassar menjadi atensi dan perhatian penting Polda Kaltara. Menyikapi insiden tersebut, masyarakat Kaltara diminta untuk tetap tenang, tidak panik namun tetap waspada.

Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono melalui Kabid Humas Kombes Pol Budi Rahmat, Kamis (1/4) mengatakan, Polri turut mengubah pola keamanan mulai dari Mapolda, Mapolres, hingga Mapolsek.

“Termasuk juga kegiatan pengamanan dari kepolisian. Teror yang terjadi di luar Kaltara, dijadikan pembelajaran dan mengambil hikmah dari semua itu. Pengawasan dan pengamanan akan dikoreksi untuk dijadikan evaluasi sehingga lebih efektif,” tegasnya.

Pihaknya berharap, insiden yang terjadi di kota besar semoga tidak terjadi di Kaltara. Oleh karena itu masyarakat juga diminta tidak mudah terprovokasi atau terpancing emosi atas beberapa insiden tersebut.

“Tidak perlu khawatir, jangan takut, tetap jalankan aktivitas seperti biasa dan tetap tenang dan waspada. Terus menjaga lingkungan tempat tinggal demi menciptakan situasi aman, tertib, dan kondusif,” imbaunya.

Di Polda Kata dia, model pelayanan tetap sama. Hanya saja lebih dimaksimalkan.

“Misalnya ada orang dari luar yang mengunjungi Polda Kaltara akan diminta perlihatkan identitasnya secara rinci. Kemudian pihak penjagaan akan memeriksa secara detail termasuk barang bawaaan menggunakan alat metal detector,”ujarnya.

Metal detector juga dipasang di Mapolres dan Mapolsek. Sesuai pendataan intelijen dan Densus 88 tuturnya, memang perlu kontribusi semua lapisan masyarakat.

“Perintah secara tertulis dari Kapolri kepada Kapolda, kemudian diteruskan ke jajaran untuk melakukan kegiatan yang bersifat pencegahan seperti kegiatan operasi rutin,” ujarnya. (*) 

Penulis: KBS-12
Editor: Muhammad Arfan

Tags

Related Articles

Back to top button
Close