Halo PolisiHeadlineLocal
Trending

Kemungkinan Dilimpahkan ke Bareskrim, Aset Tetap Tersangka Pemilik HD Dekor Ditelusuri

KALTARABISNIS.CO – Penyidik Ditreskrimum Polda Kaltara tengah berkoordinasi dengan sejumlah Polda lain dalam pengembangan kasus penipuan investasi oleh tersangka AI (35) pemilik usaha wedding organizer HD Dekor dan minimarket Ratu Plaza.

Diduga tersangka AI memiliki riwayat penipuan investasi yang sama di daerah lain.

Direktur Reskrimum Polda Kaltara Kombes Pol Saut P Sinaga mengatakan jika ada pelapor di Polda lain terkait kegiatan tersangka AI, maka akan ada dua opsi locus penyidikan.

“Kita fokus dulu yang di sini (Tanjung Selor). Tapi kalau ternyata di Jambi, Pontianak, dan Kupang juga ada pelapor dan kemudian di saja juga dilidik, kita serahkan kasus ini ke Bareskrim Mabes Polri,” tutur Kombes Pol Saut P Sinaga kepada awak Kaltarabisnis.co, Jumat (12/3).

“Kalau dua atau tiga daerah lebih bagus kita serahkan ke Bareskrim. Atau bisa juga selesai disidik di sini, kemudian kita kirim ke Polda lain.
Dua cara itu bisa ditempuh. Dua-duanya sah,” ujarnya.

Perihal hubungan perdata antara tersangka dan korbannya, Kombes Pol Saut membenarkannya. (Baca juga: Ada Hubungan Perdata di Kasus Penipuan Investasi HD Dekor, Begini Jawaban Penyidik)

“Kalau Rp 130 juta (uang tunai yang terselamatkan dari investasi yang terhimpun Rp 11,5 miliar) dibagi-bagi ke sembilan korban sementara ini, cuma berapa? Maka dari itu sebenarnya kami masih mendalami aset tetap pelaku apa saja dan di mana?” ujarnya.

“Kalau tersangka tidak bisa mengembalikan kerugian-kerugian korban apalagi dominan ke perdatanya, kita majukan pidananya saja,” ujarnya.

Kombes Pol Saut juga membeberkan beberapa keterangan saksi yang diambil keterangan yang notabene mantan karyawan tersangka AI.

“Kemarin ada mantan karyawannya kita periksa, pada nangis itu. Ditanya sama penyidik, kenapa nangis. Dia ini (tersangka) kata karyawan itu orang baik. Karyawannya hamil dan melahirkan dibantu,” ujarnya.

“Cuma baiknya itu kan di karyawannya doang. Di luar ternyata dia kan nipu. Maka kita juga enggak bisa percaya gitu aja. Kita tetap berdasarkan penyidikan yang tengah kita lakukan,” ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Muhammad Arfan

Tags

Related Articles

Back to top button
Close