COVID19Headline
Trending

Perbatasan Kaltara-Kaltim Mulai Diperketat Pagi Tadi, Tak Bawa Surat, Diswab di Tempat

KALTARABISNIS.CO – Posko Terpadu Satgas Penanganan Covid-19 yang didirikan Pemprov Kaltara tepat di perbatasan darat antara Kabupaten Bulungan (Kaltara) dan Kabupaten Berau (Kaltim) resmi beroperasi mulai Senin (22/2/2021) pukul 10.30 pagi tadi.

Setiap kendaraan dari dua arah, baik roda dua maupun roda empat, dihentikan oleh tim terpadu yang bertugas, mulai dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, BBPD, dan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara.

Saat posko tersebut resmi dioperasikan, tampak hadir Gubernur Kaltara Kaltara Zainal A Paliwang beserta sejumlah pejabat pemprov melakukan peninjauan. Zainal A Paliwang datang dari Tanjung Selor ke posko ini mengendarai sepeda motor.

Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang (tengah) melesat dengan kendaraan roda duanya menuju Posko Terpadu Satgas Covid-19 Kaltara di KM 57 perbatasan Bulungan-Berau.

Baik pengendara maupun penumpang yang dihentikan oleh petugas, langsung diarahkan ke tenda registrasi dan pemeriksanaan surat kesehatan bebas Covid-19 hasil tes antigen.

Mereka yang tidak memiliki surat tersebut, diarahkan ke tenda skrining untuk menjalani rangkaian tes swab antigen. Hasil tes positif atau negatif Covid-19 dapat diketahui 15 menit setelahnya.

“Mulai pukul 10.30 Wita, kegiatan di posko ini sudah resmi diberlakukan. Setiap kendaraan yang lewat langsung dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan sesuai prosedur kesehatan,” kata Gubernur di lokasi.

Masyarakat Kaltara yang hendak ke Kaltim maupun sebaliknya dari Kaltim ke Kaltara harus membawa surat keterangan bebas Covid-19 hasil tes antigen, yang masih berlaku.

“Manakala tidak membawa, kita sudah siapkan di sini tempat untuk dilakukan pemeriksaan swab antigen. Dan ini gratis, kita tidak membebankan biaya,” tuturnya.

Salah seorang penumpang dites swab antigen di Posko Terpadu Satgas Covid-19 Kaltara. (MUHAMMAD WIL/KALTARABISNIS.CO)

Di lain sisi, Gubernur berharap, semua masyarakat yang melintas di perbatasan ini bebas dari Covid-19.

“Namun jika ada indikasi positif Covid-19, kita suruh balik arah untuk melakukan isolasi mandiri,” kata Gubernur.

Petugas posko juga memberikan surat keterangan bebas Covid-19 kepada penumpang maupun pengendara yang hasil tes swab antigennya negatif Covid-19.

“Surat ini berlaku tiga hari, sesuai arahan Kementerian Kesehatan,” sebutnya.

Posko ini akan dibuka sampai waktu yang belum ditentukan. Gubernur Zainal A Paliwang optimistis langkah ini mampu menurunkan laju peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Kaltara.

“Ditambah dengan kehadiran posko-posko di setiap kelurahan, kita optimistis mampu menekan angka kasus. Yang penting, masyarakat juga harus tetap mentaati protokol kesehatan,” ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Wil
Editor: Muhammad Wil

Tags

Related Articles

Back to top button
Close