COVID19Headline
Trending

Dewan Desak Pemprov Buat Beleid Baru Penanganan Covid-19 di Kaltara

KALTARABISNIS.CO – Peningkatan kasus Covid-19 di Kalimantan Utara (Kaltara) dianggap perlu untuk direspon dengan kebijakan dan cara penanggulangan yang efektif.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara menilai perlunya menerbitkan beleid baru perihal penanganan Covid-19 di provinsi termuda di Tanah Air ini. Sebab sampai 2 Februari 2021, kasus konfirmasi positif Covid-19 terakumulasi 7.262 kasus. Kesembuhan sebanyak 5.045.

Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris mendesak Pemprov Kaltara segera merancang pembentukan Peraturan Daerah Penanganan Covid-19.

“Kami di dewan akan membahas rencana adanya Perda penanganan Covid-19,” tutur politisi PDIP ini, Senin 1 Februari 2021.

Ia berpendapat, peningkatan kasus yang terjadi jika tidak ditanggulangi dengan cara yang tepat, masih akan memicu lonjakan jumlah kasus. Dampaknya, selain kondisi kesehatan masyarakat, juga akan menganggu aktivitas perekonomian di Kaltara secara makro.

“Untuk itu harus ada penekanan penanganan Covid-19. Kita mulai dari membuat raperda hingga menjadi Perda,” ujarnya.

Norhayati menargetkan, penggodokan raperda itu paling lama dilaksanakan pasca pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih. Pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih, rencananya dilaksanakan pada 12 Februari ini.

Yang perlu menjadi substansi dalam raperda tambahnya, selain menegaskan protokol kesehatan dan penanganan Covid-19, juga perlu ditindaklanjuti dengan substansi sanksi.

“Sebab keselamatan masyarakat yang harus diutamakan. Sanksi ,” ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Wil
Editor: Newsroom

Tags

Related Articles

Back to top button
Close