HeadlineLocal
Trending

Apa Kata Fraksi Gerindra atas 6 Raperda Prakarsa Pemprov? Ini Penjelasan Achmad Djufrie

KALTARABISNIS.CO – Enam rancangan peraturan daerah (raperda) prakarsa Pemprov Kaltara yang disodor ke dalam program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) tahun 2021 disambut baik oleh Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara.

Hal itu terungkap kala penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kaltara atas nota pengantar enam raperda prakarsa Pemprov yang digelar di gedung DPRD Kaltara, Selasa (9/2/2021).

Anggota Fraksi Gerindra, Achmad Djufrie dalam penyampaiannya menyarankan perlunya penyempurnaan konsep masing-masing raperda yang diajukan.

Ia juga meminta pansus yang akan menangani setiap raperda memunculkan ide briliannya agar perda ke depan dapat terimplementasi sesuai substansi yang telah duatur dalam pasal per pasalnya.

Adapun raperda prakarsa yang diajukan Pemprov Kaltara yakni Raperda Retribusi Pelayanan Pengujian Laboratorium Lingkungan; Raperda Tarif Transportasi Ambulance Air Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara; Raperda Perubahan Atas Perda Nomor 10 Tahun 2019 tentang Jasa Umum; Raperda Perubahan Atas Perda Nomor 11 Tahun 2019 tentang Jasa Usaha; Raperda Perubahan Atas Perda Nomor 12 Tahun 2019 tentang Retribusi Perizinan Tertentu; dan Raperda Adaptasi Kebiasaan Baru Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Kaltara.

Perihal Raperda Retribusi Pelayanan Pengujian Laboratorium Lingkungan, Acmad Djufrie meminta penetapan tarif berdasarkan berdasarkan jenis sampel. Fraksinya juga meminta pelayanan lebih efektif dan efisien.

Terhadap Raperda Tarif Ambulance Air Dinas Kesehatan Kaltara, politisi Partai Gerindra itu berharap, tidak ada pihak yang mencoba-coba mengambil keuntungan dari pelayanan jasa ambulance air yang diberikan kepada masyarakat.

“Kami meminta tarif yang dikenakan sesuai biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk operasionalnya. Tarif pun harus berbanding lurus dengan kualitas pelayanan. Pada prinsipnya fraksi kami menyetujui raperda ini,” jelasnya.

Terhadap tiga raperda tentang perubahan perda yang sudah ada sebelumnya, Fraksi Gerindra meminta obyek pungutan ditata sebaik mungkin, baik yang mencakup jasa umum, jasa usaha, dan retribusi perizinan tertentu.

Terhadap Raperda tentang Adaptasi Kebiasaan Baru,Fraksi Gerindra berharap ke depan memberi dampak positif dalam upaya pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19 di Kaltara.

“Kami juga mendukung Raperda Adaptasi Kebiasaan Baru ini. Inilah salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat dalam masa pandemi Covid-19, dari sisi kebijakan,” tutur pria yang juga merupakan Ketua Presidium Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Tanjung Selor ini. (*)

Penulis: Muhammad Wil
Editor: Newsroom

Tags

Related Articles

Back to top button
Close