Local
Trending

Budaya dan Seniman Lokal Dikomposisi dalam ‘Gerak Sama’ MAFEST 2K20

TANJUNG SELOR – Musik Alam Fest (MAFEST) 2K20 yang tersaji 11-12 Desember 2020 digarap dengan konsep yang berbeda dengan tahun sebelumnya.

Mengusung tema ‘Gerak Sama’ atau konsep yang didominasi nilai kebudayaan dengan talent local pride.

Ketua Panitia M Dicky Umacina menyampaikan, tahun ini Musik Alam Fest 2K20 mengusung ‘Gerak Sama’ frasa yang diadopsi dari nama tarian tradisional tiga suku asli Kalimantan Utara yakni Bulungan, Tidung, dan Dayak.

‘Gerak Sama’ secara eksplisit menjadi tema atau simbol dari culture movement pada MAFEST 2K20.

“Jadi secara etimologi, kata budaya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal). Melalui ‘Gerak Sama’ Musik Alam coba melibatkan akal (kreativitas) untuk menghasilkan sudut pandang baru. Dan ‘Gerak Sama’ merupakan representasi dari kolektivitas gerakan ide yang lahir dari kesadaran akan pentingnya budaya sebagai identitas daerah,” kata M Dicky Umacina, kemarin.

MAFEST 2K20 lebih memaksimalkan pada 3 ekosistem. Main Stage, Culture Market, dan Camp Area. Perwajahan 3 ekosistem ini dibuat berbeda dari MAFEST 2K20 sebelum-sebelumnya. Mulai dari yang mengisi di Camp Area berasal dari komunitas.

Culture Market yang disediakan sebanyak 15 tenan bagi UMKM lokal. Setiap tenan diisi 5 makan minum, 5 tenan fashion, dan 5 tenan handcraft.

MAFEST 2K20 juga mengeksplorasi seniman daerah yang memiliki pengalaman hingga luar negeri. Antara lain Elyas dan Busak Malay dari Nunukan. Ada Filosufi, Bierhoff, Sang Gunta, Rutantara, Rain on Sunday, Ramu Temu, De Penyawo asal Tarakan.

Dari Bulungan sederet nama antara lain Oetara, BM Kustik, Lahaibara, Sanggar Budaya Tidung Taka, dan Kalender 60. Adapun Malinau diwakili Felefet.

“Dari line up yang sudah kita susun juga banyak yang berbeda dari tahun sebelumnya. Komposisi local heroes atau seniman daerah yang lebih kita utamakan dengan tidak meninggalkan budaya tradisional di dalamnya,” ujarnya.

Opening ceremony dikonsep pertunjukan dipadukan visual mapping, musik, dan seni tari. (*)

Penulis: Panitia MAFEST 2K2020
Editor: Newsroom

Tags

Related Articles

Back to top button
Close