COVID19HeadlineNasional
Trending

Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Kaltara Kagetkan Doni Monardo, Kenapa?

KBSC – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional, Letnan Jenderal (Letjen) TNI Doni Monardo memberi penilaian tersendiri terhadap upaya penanganan pandemi global yang dilakukan di Provinsi Kalimantan Utara.

Yang mengagetkan, Doni bahkan menyarankan agar daerah lain di Indonesia menduplikasi upaya yang dilakukan Kalimantan Utara untuk diterapkan dalam penanganan Covid-19 di daerahnya.

“Daerah lain patut kiranya belajar dari Kaltara guna pengendalian Covid-19. Sebab, capaian yang dilakukan Kaltara terhitung baik pada skala nasional, bahkan dunia,” beber Doni di sela kunjungan kerjanya di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (9/11/2020) dikutip dari siaran resmi Pemprov Kalimantan Utara.

BNPB RI mencatat angka kesembuhan Covid-19 di Kalimantan Utara mencapai 87,68 persen atau di atas rata-rata nasional, juga dunia.

Jumlah kasus aktif sekitar 11 persen, kata Doni masih di bawah rata-rata nasional, juga dunia. Termasuk angka kematian yang sekitar 1,12 persen.

“Kalau bisa, terus didorong agar angka kesembuhannya mencapai di atas 90 persen,” paparnya. (Baca juga: Di Kaltara, Doni Monardo Minta Pemda Perhatikan Dokter yang Menangani Covid-19)

Yang menjadi catatannya adalah langkah strategis dan prioritas penanganan penularan perlu dilakukan di Kota Tarakan. Sebab, 43 persen kasus infeksi terjadi dikota ini. Daerah prioritas lainnya, adalah Kabupaten Bulungan.

“Kewaspadaan juga harus ditingkatkan, karena menjelang akhir tahun ini di wilayah border Indonesia akan masuk sekitar 350 ribu WNI dari luar negeri ke Tanah Air. Entry-nya, salah satunya adalah Kaltara,” paparnya.

Dari informasi yang diterima BNPB, WNI yang terdata sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) itu, sebagiannya tercatat tertular.

“Selain itu, perlu juga mewaspadai kembalinya jamaah umroh pertama dari Indonesia ke Tanah Air,” bebernya.

Kewaspadaan diperlukan, sebab masih ada sekitar 13,10 persen warga Kaltara yang menilai dirinya tidak mungkin terpapar.

“Sekali lagi saya ingatkan, jangan anggap Covid-19 tidak nyata, dan konspirasi. Sudah banyak korbannya, mari bersama kita waspada,” paparnya.

Doni meminta warga Kalimantan Utara juga instansi terkait mewaspadai kejadian bencana alam lainnya menyusul fenomena La Nina yang melanda sebagian besar Indonesia belakangan ini, termasuk Kalimantan Utara. (*)

Editor: Muhammad Wil
Sumber: Humas Setprov Kaltara

Tags

Related Articles

Back to top button
Close