HeadlineNasional
Trending

Di Tanjung Selor, Ketua KPK Ungkap Masih Buru Dua Tersangka Kasus OTT Edhy Prabowo

TANJUNG SELOR, KBSCKetua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membeberkan masih ada 2 tersangka lain yang terkait dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan penyidik KPK terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Rabu (25/11/2020) kemarin.

“Kemarin kan mengikuti. Ada 17 orang yang dibawa ke KPK. Kita tahan ada 5 orang kan. Yang lain kita pulangkan. Yang 5 itu adalah tersangka. Dan 2 lagi tersangka yang memang lagi kita cari,” kata Firli kepada wartawan di Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (26/11/2020).

Dua tersangka yang dimaksud, belum dibeberkan Firli. Namun ia yakin, keduanya ada menyerahkan diri.

“Kita harap segera menyerahkan diri. Saya yakin akan menyerahkan diri. Kalau tidak menyerahkan diri kita tangkap,” tegasnya.

KPK tidak bisa menduga dari dan ke mana saja aliran uang terkait OTT Edhy Prabowo.

“Kami bekerja mengikuti petunjuk alat bukti berdasarkan Pasal 184 KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana),” kata Firli.

Dikutip Kaltarabisnis.co dari CNN Indonesia, Menteri Edhy diduga menerima hadiah atau janji terkait perizinan tambak usaha dan/atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya.

KPK kemudian menetapkan dan menggolongkan 7 tersangka dalam dua kategori. Yaitu penerima hadiah atau janji dan pemberi.

Edhy bersama 5 orang lain diduga menerima hadiah atau janji. Selain Edhy, mereka yang jadikan tersangka penerima adalah SAF, APM, SWD, AF, dan AM.

Satu tersangka lain sebagai pemberi adalah SJT.

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolongo di Jakarta mengatakan, lima orang tersangka kini sudah ditahan, termasuk Edhy.

Sementara dua tersangka lain APM dan AM masih dalam pengejaran. (*)

Penulis: Muhammad Wil
Editor: Kaltarabisnis.co

Tags

Related Articles

Back to top button
Close