HeadlineInternasional
Trending

Biden akan Tunjuk Ilmuwan Atasi Virus Corona Pasca Terpilih jadi Presiden AS

WASHINGTON – Presiden tepilih Amerika Serikat Joe Biden menyerukan persatuan dalam pidato kemenangannya pada Sabtu (7/10) malam. Ia menyerukan kepada warga Amerika, termasuk mereka yang tidak memilihnya, untuk berkumpul dan memulai persatuan dan penyembuhan pasca pilpres di Negeri Pasam Sam itu.

Dikutip Kaltarabisnis.co dari The Strait Time, bahkan secara tegas Biden berjanji menjadi Presiden yang berupaya tidak memecah belah, melainkan mempersatukan.

“Tidak melihat negara bagian merah atau negara bagian biru, tetapi hanya melihat Amerika Serikat,” katanya dalam pidato pertamanya sebagai presiden terpilih di luar Chase Center di kampung halamannya di Wilmington, Delaware.

Biden mengatakan bahwa orang Amerika telah memberinya mandat untuk ‘mengerahkan kekuatan’ kesopanan dan keadilan dan sains untuk mengendalikan pandemi virus corona, menjamin perawatan kesehatan bagi orang Amerika, mencapai keadilan rasial dan mengatasi perubahan iklim, di antara misi-misi lainnya.

Biden dinyatakan sebagai pemenang pada Sabtu (7/11/2020) pagi setelah pemilihan yang diperebutkan dengan tensi tinggi.

Berbicara kepada pendukung Presiden Donald Trump, Mr Biden mengatakan dia memahami kekecewaan mereka.

“Mari saling memberi kesempatan. Sudah waktunya untuk menyingkirkan retorika kasar,” sebutnya.

Presiden terpilih AS Joe Biden dan wakil presiden terpilih Kamala Harris di Wilmington, Delaware, pada 7 November 2020. (Photo by Andrew Harnik / POOL / AFP)

“Untuk membuat kemajuan, kita harus berhenti memperlakukan lawan kita sebagai musuh. Mereka bukan musuh kita. Mereka orang Amerika,” katanya.

“Biarlah era setanisasi yang suram di Amerika ini mulai berakhir, di sini dan sekarang,” tambahnya.

Biden, pernah menjabat sebagai senator Delaware dari 1973 hingga 2009.

Mengakui tugas luar biasa di depan pemerintahannya, Biden mengatakan bahwa pekerjaannya dimulai dengan mengendalikan Covid-19 di Amerika Serikat, yang mana virus tersebut telah merenggut 240.000 nyawa.

Dia mengumumkan bahwa pada hari Senin (9/11/2020) besok, ia akan menunjuk sekelompok ilmuwan dan pakar terkemuka sebagai penasihat transisi untuk membantu mengubah rencana kampanye untuk mengatasi virus corona menjadi ‘cetak biru yang sebenarnya’ yang akan dimulai ketika dia dilantik pada bulan Januari 2021 nanti.

“Saya mencari kantor ini untuk memulihkan jiwa Amerika. Untuk membangun kembali tulang punggung bangsa – kelas menengah. Untuk membuat Amerika dihormati di seluruh dunia lagi dan untuk menyatukan kita di sini di rumah,” katanya.

Biden berterima kasih kepada 75 juta orang Amerika yang telah memilihnya. Ia menyebut koalisi yang telah memberinya kemenangan yang paling luas dan paling beragam dalam sejarah.  

Dia menyoroti pemilih Afrika-Amerika, yang ‘berdiri lagi’ untuknya ketika kampanyenya berada di titik terendah. 

“Mereka selalu mendukungku, dan aku akan mendukungmu,” katanya. (*)

Sumber: The Strait Times

Tags

Related Articles

Back to top button
Close