Good News Pemprov KaltaraHeadlineLocal
Trending

Pemprov Kaltara-Kodam VI/Mulawarman Sinergi Demi Kemajuan Ekonomi dan Pertahanan Perbatasan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menjamu tamu kehormatan, yaitu Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VI/Mulawarman Endang Heri Wiranto, di rumah jabatan gubernur, Jalan Enggang, Tanjung Selor, Jumat (14/8/2020) malam.

Turut juga hadir Kapolda Irjen Pol drajit, Ketua DPRD Kaltara Noorhayati Andris, Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Suratno, Danlantamal XIII Laksamana Pertama TNI Haris Bima Bayuseto. Termasuk juga tokoh masyarakat berbagai etnis, dan sejumlah akademisi, serta Kepala OPD Pemprov Kaltara.

“Ini bukan saja momentum perkenalan beliau mengawali tugas sebagai Pangdam yang baru membawahi tiga provinsi yaitu Kaltara, Kaltim, dan Kalsel. Ini sekaligus untuk mempererat persaudaraan kita,” kata Gubernur.

Gubernur mengatakan, suatu kehormatan bagi semua masyarakat Kaltara, lantaran dua hari berkantor, Pangdam langsung memutuskan untuk mengawali kunjungan kerjanya ke Kaltara. Bukan ke Kaltim, bukan pula ke Kalsel.

Gubernur mengatakan, Pangdam juga akan segera mengkomunikasikan ke Kementerian Pertahanan perihal konsep penguatan ekonomi dan pertahanan yang sempat diusulkan ke pemerintah. Yaitu, kita mendorong 300 ribu hektare kawasan hutan yang sudah rusak menjadi Area Penggunaan Lain (APL).

“Konsep kita ini muncul akhir Desember 2019 ketika saya mendampingi Pak Presiden Joko Widodo terbang naik helikopter ke Krayan. Pak Presiden bilang, kok banyak hutan rusak? Saya sampaikan kepada Pak Presiden bahwa areal hutan yang rusak itu kita usul jadi APL supaya bisa memacu peningkatan ekonomi dan pertahanan kita. Konsepnya saya jelaskan,” ujarnya.

“Presiden bilang, coba ke Menhut. Akhirnya daya ketemu dengan Dirjennya. Dan saat ini konsep kita itu berproses. Kita juga harus sediakan miliaran dana, Amdal, dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis,” imbuhnya.

Hubungannya dengan penguatan pertahanan negara, adalah sempat ada pembicaraan serius pada Kabinet Presiden Jokowi sebelumnya, yaitu pergeseran personel TNI dan Alutsista dari Pulau Jawa ke perbatasan. Akan tetapi rencana ini terhenti akibat pandemi Covid-19 dan kendala teknis lainnya.

“Mudah-mudahan pasca pandemi ini dapat kembali dilanjutkan,” ujarnya. (Baca juga: Bertemu Pangdam, Gubernur Dorong Anak Daerah Masuk Prajurit TNI, Penempatan Dikembalikan ke Daerah)

Sebagai bentuk penguatan lainnya, Gubernur mengakui telah mendorong pusat untuk membangun ruas jalan Malinau-Krayan. Dan dalam dua tahun ini pembangunannya terus digenjot. Begitu juga dengan pengembangan lapangan terbang dan bandara di daerah-daerah perbatasan kita.

“Pada intinya, kami Pemprov Kaltara siap membangun sinergi dengan Kodam VI/Mulawarman baik dari sisi ekonomi, pertahanan, serta penguatan perdagangan lintas batas,” ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Wil
PEnyunting: KBS

Tags

Related Articles

Back to top button
Close