ElectionHeadline
Trending

Di Kaltara, Pemilih Pemula Masih Bisa Bertambah, Tana Tidung Terbanyak Kedua

KBSC, – Menjelang pemilih kepala daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) di daerah melalui penyelenggara adhoc-nya tengah menjalankan tahapan pemutakhiran data pemilih melalui pencocokan dan penelitian ke rumah-rumah penduduk yang masuk dalam daftar pemilih.

Salah satu komponen daftar pemilih adalah pemilih pemula. Di Kaltara, jumlah daftar pemilih sesuai formulir model A-KWK sebanyak 472.865 yang di dalamnya sudah termasuk pemilih pemula sebanyak 2.882 orang.

Maimunah, anggota KPU Kaltara Divisi Data, Perencanaan, dan Informasi mengatakan data pemilih pemula adalah turunan dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) yang diserahkan pemerintah ke KPU RI. Yang kemudian oleh KPU RI menurunkan ke KPU Kabupaten/Kota melalui KPU Provinsi.

“Sehingga teman-teman di KPU Kabupaten/Kota sudah memilah berapa jumlah data pemilih pemula. Data per kabupaten/kota juga sudah ada,” sebutnya dalam ‘coffee morning’ dengan awak media di Kafe Classic, Jalan Skip I, Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, Rabu (22/7).

Data pemilih pemula sebanyak 2.882 orang juga masuk dalam bagian yang dicoklit oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2020 nanti. (Baca juga: Gerakan Coklit Serentak Resmi Mengorbit di Bulungan, Ini Istimewanya)

KPU Kabupaten/Kota lanjut Maimunah akan mendorong Disdukcapil setempat memfasilitasi perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektonik (KTPE) bagi calon pemilih pemula atau mereka yang berusia 17 tahun atau lebih terhitung masa pencoblsan yaitu 9 Desember 2020.

“Walaupun hari H (pencoblosan) belum mempunyai KTP tapi dia punya Suket (Surat Keterangan KTP), sudah boleh memilih,” ujarnya.

Jika pada saat hari pencoblosan, posisi si pemilih pemula berada di luar Kaltara, semisal menempuh kuliah di daerah lain, untuk menyalurkan hak pilihnya harus pulang ke Kaltara sesuai domisili di KTP.

“Tidak mungkin dia pindah memilih. Sementara daerah pemilihan berbeda. Jadi solusinya harus pulang sesuai alamat KTP yang bersangkutan,” ujarnya. (Baca juga: Lengkapi Formasi KPU Bulungan, Oche: Saya Sudah Kenal Satu Sama Lain)

Teguh Dwi Subagyo, anggota KPU Kaltara Divisi Teknis Penyelenggaraan menambahkan, prinsipnya data pemilih pemula sudah masuk dalam DP4. Namun tidak menutup kemungkinan ada pemilih pemula baik berusia 17 tahun atau lebih pada saat hari H pemungutan suara dan atau pensiunan TNI/Polri, belum terdata dalam DP4.

“Di sinilah peran tahapan coklit untuk mencatat mereka. Jadi sangat memungkinkan jumlah pemilih pemula itu bertambah,” ujarnya. (Baca juga: Pastikan Diri Anda Terdaftar Sebagai Pemilih, Bisa Dicek di Sini)

Untuk diketahui, dari jumlah pemilih pemula (model A-KWK) 2.882 orang terinci pemilih pemula paling banyak di Kota Tarakan sebanyak 833 orang, disusul Tana Tidung 665 orang, Nunukan 584 orang, Bulungan 402 orang, dan Malinau 398 orang.

Adapun jumlah daftar pemilih keseluruhan (472.865 dalam A-KWK) teratas berada di Kota Tarakan sebanyak 172.160 orang, di Nunukan 132.005 orang, di Bulungan 98.824 orang, di Malinau 53.741 orang, dan di Tana Tidung 16.135 orang. (*)

Penulis: Muhammad Wil
Editor: KBSC

Tags

Related Articles

Back to top button
Close