COVID19HeadlineLocal
Trending

Kemarin RSUD Tarakan Ekstraksi 46 Sampel, Hari Ini Mulai Masuk Mesin PCR

KBSC – Rangkaian proses pengujian sampel spesiman Covid-19 melalui metode polymerase chain reaction (PCR) di RSUD Pemprov Kaltara di Kota Tarakan sejatinya telah berlangsung dua hari atau sejak Rabu (8/7/2020).

Hari pertama kemarin, tim medis laboratorium PCR menerima 46 sampel spesimen yang berasal dari contact tracing pasien Covid-19 di Malinau, Nunukan, dan Tana Tidung. Beberapa sampel mulai kemarin sudah masuk tahap ekstraksi. Dan hari ini masuk tahap running (dimasukkan ke mesin PCR untuk diuji).

“Proses dimulai dari ekstraksi dulu. Kemudian masuk running hari ini (9/7/2020). Tidak bisa langsung dilakukan running,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltara Agust Suwandy, Kamis (9/7/2020).

Proses ekstraksi spesiemen membutuhkan ketelitian. Keberhasilan tahap ekstrasi sangat menentukan pembacaan haji uji spesimen oleh mesin PCR. Di tahap ekstrasi ini tim medis harus teliti melakukan pengambilan dan pengukuran sampel, penambahan reagen (cairan pendukung uji PCR), dan pengaturan suhu sampel.

“Sedikit saja kesalahannya akan gagal pembacaan running. Sehingga, kemarin sampel diekstraksi semuanya dan hari ini mulai secara bertahap di-running. Semua tahap dan SOP diterapkan secara ketat dan berkesinambungan,” katanya.

Ada 90 sampel spesimen yang berasal dari hasil contact tracing di Kota Tarakan, masih dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

“Kalau prosesnya di sini (Kaltara) sudah jalan berkesinambungan, nanti selanjutnya sampel dari Tarakan itu enggak dikirim lagi ke Surabaya. Jadi sementara sampel yang diperiksa di RSUD Pemprov adalah sampel dari Malinau, Nunukan, dan Tana Tidung,” ujarnya. (wil/kbsc)

(Ikuti terus perkembangan berita Covid-19 di Kaltara hanya di Kaltarabisnis.co)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close