Woman
Trending

Menantang Realitas jadi YouTuber di Kota, Gadis Desa Ini Penghasilan Rp 72 Miliar/Tahun

KBSC, – Di era digital saat ini banyak orang yang ingin menjadi seorang YouTuber. Mudah, langsung terkenal, dan bisa berpenghasilan tinggi.

Bicara soal dunia Youtuber, Li Ziqi, salah seorang YouTuber asal China ini menjadi sorotan karena konsep unik yang dibuatnya. Di layar, kehidupan Li Ziqi tampaknya menentang aturan realitas.

Ia menampilkan gaya hidup sederhana ala pedesaan yang begitu menenangkan. Tak jarang, videonya menjadi pengobat stres setelah seharian beraktifitas.

Li Ziqi cukup mengesankan dengan pengetahuannya yang mendalam tentang makanan, alam, dan budaya Tiongkok.

Li Ziqi membuat video tentang kehidupan sehari-harinya. Seperti memasak, mengambil bahan dari lingkungan sekitarnya, hingga membuat peralatan memasaknya sendiri.

Karena kemampuannya itu, membuatnya banyak dikagumi dan mendapat banyak pujian.

Ia telah menjadi salah satu Youtuber dengan penghasilan terbesar di bumi. Ia sukses memiliki 20,77 juta followers di platform Weibo dan 11 juta pelanggan di YouTube.

Li Ziqi ditaksir memperoleh pendapatan sebesar 314 ribu US Dollar hingga 5 juta US Dollar (Rp4,5 miliar hingga Rp 72 miliar) per tahun dari YouTube.

Dalam pembuatan videonya, Li Ziqi melakukannya sendiri. Mulai dari pemikiran konsep, pengambilan gambar, editing, dan publikasi.

“Saya selalu menjadi sutradara dalam video saya sendiri. Mulai dari apa yang harus difilmkan hingga teknik pengambilan gambar yang diambil. Seringkali, videografer tahu konsep itu saat hari H syuting,” ungkapnya dilansir KBSC dari South China Morning Post, Senin (13/7/2020).

Sebelum menggeluti jadi YouTuber, Li Ziqi sempat bekerja di kota. Namun, ia memilih kembali ke desanya.

Li tumbuh bersama kakek-neneknya di daerah pedesaan di provinsi Sichuan, di Tiongkok barat daya. Dia bilang dia tinggal bersama mereka setelah ibu tirinya memperlakukannya dengan buruk.

Ketika berusia 14 tahun, dia pergi ke kota mencari pekerjaan, tetapi dia memutuskan untuk kembali ke pedesaan pada tahun 2012 untuk merawat neneknya.

“Ketika aku bekerja di kota, itu terasa seperti bertahan hidup. Sekarang ketika aku bekerja di desa, aku merasa benar-benar menjalani hidup,” ungkap Li Ziqi.

Video Li menggambarkan dia dan neneknya saat mereka menjalani kehidupan sehari-hari di rumah mereka yang sederhana. Dia sering terlihat menyiapkan makanan rumit untuk neneknya menggunakan bahan-bahan dasar dan teknik tradisional.

“Saya hanya ingin orang-orang di kota tahu dari mana makanan mereka berasal,” kata Li. 

“Seorang teman guru pernah bercerita tentang beberapa siswa yang berpikir padi tumbuh di pohon. Jadi saya ingin anak-anak di kota tahu dari mana makanan mereka berasal,” katanya. (*)

Back to top button
Close