COVID19HeadlineLocal
Trending

Andi Santiaji: Selain Vaksin, Kunci Kebal Covid-19 Adalah Disiplin

TANJUNG SELOR, KBSCDisiplin menerapkan standar protokol kesehatan adalah kunci utama untuk dapat aman di tengah pemberlakuan Tatanan Baru atau New Normal atau kegiatan yang disebut oleh pemerintah sebagai gerakan masyarakat produktif dan aman Covid-19.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara Andi Santiaji Pananrangi menjelaskan, menerapkan standar protokol kesehatan secara disiplin mampu menjadi tameng atau proteksi untuk terbebas dari paparan Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 disingkat Covid-19.

“Untuk itu, setiap masyarakat dan siapapun dia perlu menerapkan kedisiplinan terhadap standar protokol yang sudah ditetapkan pemerintah. Ubah kepanikan menjadi kedisiplinan,” kata mantan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara ini, Selasa (2/6/2020).

Ditegaskan Andi, kedisiplinan adalah bagian langkah preventif. Upaya preventif lainnya adalah dengan vaksin. Namun para ahli di semua negara di dunia masih bekeja keras memahami virus SARS-CoV-2.

“Para ahli berupaya memahaminya agar bisa menemukan obat dan vaksin yang bisa menciptakan kekebalan terhadap penyakit Covid-19,” tuturnya.

Untuk itu, setiap individu tidak boleh menganggap remeh standar-standar protokol yang sudah ditetapkan pemerintah. Demikian pula individu kata Andi tidak boleh menganggap enteng SARS-CoV-2.

“Ini sudah sering kali diulang-diulang, melalui berbagai media sosialisasi dan imbauan secara langsung. Kesadaran akan penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat harus bisa terus meningkat,” ujarnya.

Selain disiplin secara individu, disiplin secara kelompok juga harus diterapkan, misalnya di lingkungan di tempat kerja. Dan pemerintah sebut Andi sudah membuat sejumlah koridor-koridor pelaksanaan masyarakat produktif dan aman Covid-19.

“Saat ini kita menyongsong pola kerja yang baru, tatanan yang baru dalam setiap kondisi apapun di tengah pandemi Covid-19. Jadi perilaku harus kita ubah untuk bangkit menjadi masyarakat produktif dan aman Covid-19,” tuturnya. (van/kbsc)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close