HeadlineTips & Global
Trending

Musim Hujan, Dinkes Kaltara: 4 Penyakit Ini Rentan Serang Manusia

KBSC – Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi aktivitas di luar ruangan di saat musim basah atau hujan saat ini.

Beberapa penyakit yang berpotensi menyerang tubuh kata Agus Suwandi, Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Kaltara ialah influenza, demam berdarah, dan diare.

Influenza menyebar melalui cairan tubuh ingus ataupun air liur melalui mulut, hidung, ataupun tangan yang menyentuh benda terkontaminasi.

“Pencegahannya, olahraga dan istirahat yang cukup. Perbanyak makan buah dan sayur, cuci tangan, dan memakai masker saat flu,” ujarnya, Kamis (2/1/2020).

Untuk mencegah demam berdarah, Agus sangat menganjurkan dilakukan 3M Plus. Yakni menguras bak mandi, menurut wadah air, dan memanfaatkan barang-barang bekas, serta memberantas sarang nyamuk.

“Musim hujan begini nyamuk berkembang biak. Penyakit demam berdarah dibawa oleh virus yangndibawa nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictunisi,” ujarnya.

Lalu untuk mencegah diare, Agus Suwandi meminta masyarakat mencegah dengan mencuci tangan memakai sabun di air mengalir, menjaga kesehatan dan kebersihan makanan, dan tidak buang air sembarangan.

Diare biasanya disebabkan karena mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri, virus atau parasit. Bakteri yang menyebabkannya yaitu E Coli, Salmonella, Shigella, dan lain-lain,” ujarnya.

Penyakit keempat ialah Leptospirosis. Penyakit ini ditularkan melalui kencing tikus. Penularar Leptospirosis masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, kulit lecet, dan makanan.

“Pencegahannya, basmi tikus di rumah, Berprilaku hidup bersih. Simpan makanan dan minuman dengan baik supaya terhindar dari tikus. Setelah beraktivitas, harus cuci tangan dengan sabun hingga bersih,” ujarnya.

Bagi petugas kebersihan, diharapkan Agus selalu mengenakan sepatu karet dengan ukuran tinggi. Termasuk melengkapi diri dengan sarung tangan. (mma/kbsc)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close